
Andriy
Shevchenko lahir di Dvirkivschyna, Uni Soviet, 29 September 1976; umur
37 tahun; juga akrab dipanggil Sheva) adalah seorang pesepak bola
Ukraina yang pernah bermain sebagai striker untuk AC Milan dan Ukraina.
Bertinggi tubuh 183 cm.
Sheva lahir dari seorang ibu yang
bernama Luboiz yang profesi nya sebagai akuntan di salah satu sekolah
negeri, sedangkan sang ayah Mykola adalah seorang perajurit militer, Sheva
punya masa kecil dengan kenakalan khas anak2. Sheva kecil seperti anak2
pada umumnya yang mengenyam pendidikan, hanya saja Sheva kecil dididik
disiplin,dikarenakan seorang ayah yang militer. sebelumnya kedua orang
tua Sheva berharap anaknya bisa menjadi fisikawan atau astronot,namun
sebaliknya justru sheva sering bolos sekolah hanya untuk bermain sepak
bola,dan anehnya sheva sering lolos dari hukuman ayahnya dikarenakan
wajah Sheva kecil seperti tanpa dosa :D
============================== ===================
Sheva kecil ketika berumur 7 tahun bermimpi bisa memperkuat klub Dynamo Kyiv,dan sering membayangkan betapa gagahnya memakai jersey Kyiv. Sheva
sebagai calon striker mematikan sudah terlihat sejak kecil,ketika
sekolah Sheva selalu menjadi andalan dan langganan menjadi top skor di
turnamen antar sekolah, yang membawanya bergabung dgn klub impiannya Dynamo Kyiv berkat pelatih Valeri Lobanovsky yang menemukan talenta Sheva, di turnamen ian RUSH CUP di Wales, Sheva menjadi top skorer dan
mendapatkan hadiah sepatu langsung Dr. Ian Rush.. hingga akhirnya Sheva
dikontrak secara resmi oleh manajemen Dynamo Kyiv di umur 17
tahun,berkat arahan pelatih Valeri Lobanovsky
============================== ====================
Shevchenko memulai kariernya dengan klub Ukraina Dinamo Kiev, di mana
di bawah arahan Valeri Lobanovsky dia tumbuh menjadi salah satu pemain
yang paling penting dan terampil di klub tersebut, hal itu dibuktikannya
dengan membawa Dynamo Kyiv menjadi semifinalis Liga Champions musim
1998/1999, ketika itu mereka disingkirkan oleh FC Bayern Munich. tim
yang dikalahkan Dynamo Kyiv bukanlah klub dengan reputasi semenjana.
dari Arsenal hingga Real Madrid pernah menjadi tim yang merasakan
eksplosivitas pemain yang ketika itu diincar oleh sembilan klub besar
eropa. mulai dari AC Milan, Lazio, Juventus, Real Madrid, Barcelona,
Arsenal, FC Bayern Munich, Manchester United dan Liverpool.
============================== =====================
Pada 1999, Shevchenko bergabung dengan AC Milan di Italia dengan harga
sebesar $26 juta dan telah menjadi salah seorang pemain terpenting
Milan. Ia menjalani debutnya pada 28 Agustus 1999 saat imbang 2–2 kontra Lecce. Bersama 5 pemain lain — Michel Platini, John Charles, Gunnar Nordahl, Istvan Nyers, and FĂ©rĂ©nc Hirzer
— ia berhasil, sebagai pemain asing, menjadi pencetak gol terbanyak
Serie A pada musim debut dengan mengumpulkan 24 gol dari 32
pertandingan. Shevchenko melanjutkan performa apiknya pada musim 2000–01, dengan mencetak 24 gol dari 34 pertandingan. Walaupun hanya berhasil mengumpulkan 5 gol dari 24 penampilan,
kebanyakan disebabkan cedera, Shevchenko menjadi pemain kelahiran
Ukraina pertama yang berhasil memenangi titel Liga Champions setelah
Milan berhasil merebut trofi Champions keenam mereka pada musim 2002–03.
Ia mencetak penalti kemenangan pada adu penalti kontra Juventus di pertandingan final. Setalah kemenangan di Liga Champions tersebut, Shevchenko terbang kembali ke Kiev untuk menaruh medali di makam Valeriy Lobanovskyi, manajernya saat di Dynamo, yang meninggal pada tahun 2002. Ia kembali menjadi top scorer Serie A untuk kedua kalinya pada 2003–04, dengan catatan 24 gol dari 32 pertandingan, bersamaan dengan titel Scudetto yang berhasil diraih Milan untuk pertama kalinya dalam lima tahun.
Ia juga mencetak gol penentu kemenangan pada Piala Super UEFA 2003 saat melawan FC Porto. Pada Agustus 2004, ia mencetak trigol ke jala Lazio yang membawa Milan memenangi Piala Super Italia 2004. Shevchenko menutup musim dengan memperoleh penghargaan Ballon d'Or dan menjadikannya pemain Ukraina ketiga yang memenangi penghargaan serupa setelah Oleg Blokhin dan Igor Belanov. Pada tahun yang sama, namanya masuk dalam daftar FIFA 100.
Ia mencetak 17 gol di musim 2004–05
setelah absen di beberapa pertandingan akibat cedera tulang pipi. Musim
berikutnya, Sheva membuat sejarah di ajang Liga Champions; pada 23
November 2005, ia mencetak empat gol saat Milan menggilas Fenerbahçe 4–0 di babak grup, dan menjadi pemain kelima dalam sejarah yang mampu melakukan hal tersebut; bersama Marco van Basten, Simone Inzaghi, Dado Pršo dan Ruud van Nistelrooy (kemudian Lionel Messi
yang juga berhasil melakukannya pada musim 2009–10), dan ia
satu-satunya yang melakukannya pada partai tandang. Namun Milan urung
meraih trofi akibat gagalnya eksekusi penalti Shevchenko di babak final kontra Liverpool.
Pada Desember 2004
Shevchenko dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa tahun itu. Dia juga
disebut oleh Pele sebagai salah satu dari 125 pesepak bola terbaik dunia
yang masih hidup pada bulan Maret 2004.
Pada musim 2005–06, ia mencetak gol terakhirnya di Milan saat mengalahkan Olympique Lyon 3–1 di leg kedua perempatfinal. Walaupun harus tersingkir oleh FC Barcelona di babak semi final, ia tetap menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi 9 gol dari 12 pertandingan.
Pada 8 Februari 2006, ia masuk peringkat dua dari daftar pencetak gol terbanyak AC Milan sepanjang masa , satu tingkat di bawah Gunnar Nordahl, setelah mencetak gol ke jala Treviso. Shevchenko mengakhiri 7 tahun karier gemilangnya di AC Milan dengan torehan 175 gol dari 296 penampilan.
Sejak bergabung dengan Milan, dia telah dua kali meraih gelar
Seri A, pada musim 1999/2000, dan 2003/2004. Selain itu, dia juga telah
satu kali mencicipi gelar Piala/Liga Champions pada musim 2002/2003.
Pada Liga Champions musim 2005/2006 ia mencetak sejarah sebagai pencetak
gol terbanyak sepanjang sejarah liga tersebut. Pada Mei 2006, ia pindah
ke Chelsea FC di Liga Inggris dengan rekor transfer termahal di Inggris
saat itu dengan alasan bahwa ia ingin anaknya dibesarkan di lingkungan
berbahasa Inggris. Saat pindah, ia merupakan pencetak gol terbanyak
kedua sepanjang sejarah bagi Milan di belakang Gunnar Nordahl dengan 173
gol. Kariernya di Chelsea tidak secemerlang di Milan dan ia hanya
mencetak 22 gol dalam 76 pertandingan di seluruh kompetisi (9 gol dalam
47 pertandingan di liga). Pada 23 Agustus 2008, Chelsea mengumumkan
persetujuan kembalinya Shevchenko ke Milan.
Hijrah ke Chelsea
Pada musim panas 2005, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, mengajukan tawaran dengan rekor biaya mencapai €75.2 juta plus penyerang Hernán Crespo kepada Milan guna mendapatkan Shevchenko.
Milan menolak tawaran harga dari Chelsea, namun tetap mengambil Crespo
sebagai pemain pinjaman. Sementara Shevchenko justru kian diproteksi
oleh klub dengan pemberian kontrak perpanjangan enam tahun.
Pada 28 Mei 2006, Shevchenko meninggalkan Milan menuju Chelsea dengan biaya transfer £30.8 juta (€43.875 juta), menggeser rekor transfer klub untuk Michael Essien pada musim sebelumnya, yang juga memecahkan rekor transfer sepak bola Inggris. Terungkap di kemudian hari oleh Mourinho, bahwa kedatangan Shevchenko dilakukan setelah kegagalan Chelsea menggaet Samuel Eto'o.
Shevchenko menjalani debut untuk Chelsea pada 13 Agustus 2006 di ajang Community Shield. Pada pertandingan tersebut, ia berhasil mencetak satu gol walaupun harus takluk 2–1 dari Liverpool.
Pada 23 Agustus, ia mencetak gol liga pertamanya — dan gol ke 300
selama karier profesionalnya di level klub dan internasional — saat
kalah 2–1 dari Middlesbrough. Penampilannya di musim debut, sempat terhenti akibat cedera dan operasi hernia. Ia mengakhiri musim dengan mengumpulkan 14 gol dari 51 pertandingan.
Di musim selanjutnya, Shevchenko mulai tampil tidak teratur sebagai starting lineup, akibat cedera dan penunjukkan Avram Grant sebagai pelatih, menyusul kepergian Mourinho. Pada periode ini, ia hanya mencetak 5 gol dari 17 penampilan di liga.
Peminjaman ke Milan
Wakil presiden Milan, Adriano Galliani, mengajukan tawaran untuk membawa kembali Shevchenko ke San Siro,
setelah keberadaan Shevcenko dinilai sebagai surplus di skuat Chelsea.
Ia pun kembali ke klub lamnya sebagi pemain pinjaman untuk musim 2008–09.
Kedatangan Shevchenko ke Milan untuk kedua kalinya ini dianggap kurang
berhasil, setelah ia gagal mencetak satu gol pun di liga dan hanya
mencetak 2 gol dari 26 penampilan. Di akhir musim, Milan menyatakan
bahwa Shevchenko akan kembali ke Chelsea pada musim selanjutnya,
bersamaan dengan kepindahan manjaer Milan saat itu, Carlo Ancelotti.
Sekembalinya dari Milan, ia hanya tampil satu kali di liga. Ancelotti pun memberi saran bahwa sebaiknya Shevchenko meninggalkan klub sebelum penutupan transfer musim panas.
Kembali ke Dynamo Kyiv
Pada 28 Agustus 2009, Shevchenko meneken kontrak dua tahun dengan mantan klubnya, Dynamo Kyiv. Ia berhasil mencetak gol penalti di pertandingan pertamanya saat menang atas Metalurh Donetsk
3–1 pada 31 Agustus 2009. Pada musim ini, ia seringkali diturunkan di
posisi sayap kanan, sehingga ia pun mendapat penghargaan sebagai sayap
kanan terbaik pada musim 2009. Pada Oktober 2009, ia didapuk sebagi pemain terbaik Liga Utama Ukraina.
Karier Internasional
Shevchenko telah memperkuat timnas Ukraina sejak tahun 1995. Ia mencatat 111 kali penampilan dan 48 gol, termasuk saat mengantarkan Ukraina ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Ia memegang rekor sebagai pencetak gol termuda sekaligus tertua di timnas Ukraina.
Shevchenko mencetak 6 gol pada kualifikasi Piala Dunia FIFA 2006, yang berhasil membawa negaranya melaju ke turnamen sepak bola internasional bergengsi untuk pertama kalinya. Ia menjadi kapten dan mencetak gol saat Ukraina meraih kemenangan pertamanya dalam sejarah Piala Dunia, saat mengalahkan Arab Saudi 4–0. Ia kemudian mencetak gol penentu kemenangan lewat tendangan penalti saat Ukraina mengalahkan Tunisia 1–0 dan berhasil melaju ke babak 16 besar untuk melawan Swiss. Walaupun ia gagal mencetak penalti, Ukraina tetap menang atas Swiss lewat babak adu penalti. Setelahnya, Ukraina tersingkir setelah kalah 3–0 dari sang juara, Italia, pada babak perempat final.
Pada Mei 2012, Shevchenko masuk dalam skuat Ukraina untuk Euro 2012. Di pertandingan pertama Ukraina, Shevchenko mencetak dua gol sundulan untuk mengalahkan Swedia 2–1 di in Grup D. Pada pertandingan terakhir babak grup kontra Inggris, "gol hantu" Marko Dević di babak kedua tak dianggap oleh wasit dan Ukraina harus menerima kekalahan 1–0 oleh gol Wayne Rooney. Bola tendangan Dević dibuang keluar setelah melewati garis gawang Inggris oleh John Terry,
di bawah pengawasan asisten wasit tambahan yang berdiri di samping
gawang (sebagaimana terkonfirmasi dalam video tayangan ulang). Insiden ini membuat debat mengenai teknologi garis gawang kembali ke permukaan. Usai pertandingan tersebut, Shevchenko mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari karier sepak bola internasional.
Pada November 2012, Shevchenko menolak tawaran Federasi Sepak Bola Ukraina untuk menjadi kepala pelatih timnas Ukraina.
Informasi pribadi
Nama lengkap
Andriy Mykolayovych Shevchenko
Tanggal lahir
29 September 1976 (umur 38)
Tempat lahir
Dvirkivschyna, RSS Ukraina,
Uni Soviet
Tinggi
1.83 m (6 ft 0 in)
Posisi bermain
Striker
Karier junior
1986–1993
Dynamo Kyiv
Karier senior*
Tahun
Tim
Tampil
(Gol)
1994–1999
Dynamo Kyiv
117
(60)
1999–2006
Milan
208
(127)
2006–2009
Chelsea
48
(9)
2008–2009
→ Milan (pinjaman)
18
(0)
2009–2012
Dynamo Kyiv
55
(23)
Total
446
(219)
Tim nasional‡
1994–1995
Ukraina U-18
8
(5)
1994–1995
Ukraina U-21
7
(6)
1995–2012
Ukraina
111
(48)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 21:49, 23 Oktober 2012 (UTC).
‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 20:13, 19 Juni 2012 (UTC)
Statistik karier
Klub
Musim
Klub
Liga
Piala
Eropa
Lain-lain*
Total
Divisi
Tampil
Gol
Tampil
Gol
Tampil
Gol
Tampil
Gol
Tampil
Gol
1994–95
Dynamo Kyiv
Liga Utama Ukraina
17
1
4
1
2
1
-
-
23
3
1995–96
31
16
5
1
2
2
-
-
38
19
1996–97
20
6
-
-
-
-
-
-
20
6
1997–98
23
19
8
8
10
6
-
-
41
33
1998–99
26
18
4
5
14
10
-
-
44
33
1999–00
Milan
Serie A
32
24
4
4
6
1
1
0
43
29
2000–01
34
24
3
1
14
9
-
-
51
34
2001–02
29
14
3
0
6
3
-
-
38
17
2002–03
24
5
4
1
11
4
-
-
39
10
2003–04
32
24
1
0
10
5
2
0
45
29
2004–05
29
17
-
-
10
6
1
3
40
26
2005–06
28
19
-
-
12
9
-
-
40
28
2006–07
Chelsea
Liga Utama Inggris
30
4
6
3
10
3
5
4
51
14
2007–08
17
5
1
0
5
1
2
2
25
8
2008–09
Milan
Serie A
18
0
1
1
7
1
-
-
26
2
2009–10
Chelsea
Liga Utama Inggris
1
0
-
-
-
-
-
-
1
0
2009–10
Dynamo Kyiv
Liga Utama Ukraina
21
7
2
0
6
1
-
-
29
8
2010–11
18
10
2
1
12
5
-
-
32
16
2011–12
16
6
1
0
5
0
-
-
22
6
Dynamo
172
83
26
16
51
25
-
-
249
124
Milan
226
127
16
7
76
38
4
3
322
175
Chelsea
48
9
7
3
15
4
7
6
77
22
Total keseluruhan
446
219
49
26
142
67
11
9
648
321
*Termasuk Supercoppa Italiana, Community Shield, Piala Liga Inggris dan Piala Dunia Antarklub FIFA
Internasional
Timnas Ukraina
Tahun
Tampil
Gol
1995
2
0
1996
2
1
1997
8
4
1998
6
1
1999
9
2
2000
5
5
2001
7
6
2002
3
0
2003
8
3
2004
6
4
2005
6
2
2006
9
5
2007
8
3
2008
7
3
2009
8
4
2010
6
2
2011
5
1
2012
6
2
Total
111
48
Prestasi
Klub
- Dynamo Kyiv
- Liga Utama Ukraina: 1995, 1996, 1997, 1998, 1999
- Piala Ukraina: 1996, 1998, 1999
- Piala Super Ukraina: 2011
- CIS Cup: 1996, 1997, 1998
- Milan
- Serie A: 2003–04
- Coppa Italia: 2003
- Piala Super Italia: 2004
- Liga Champions UEFA: 2003
- Piala Super UEFA: 2003
- Chelsea
- Piala FA: 2007
- Piala Liga Inggris: 2007
Individual
- Pemain Sepak Bola Terbaik Ukraina: 1997, 1999, 2000, 2001, 2004, 2005
- Olahragawan Terbaik Ukraina: 1999
- Commonwealth of Independent States Cup Top Scorer: 1997
- Top Skor Liga Primer Ukraina: 1999
- Pemain Terbaik Liga Primer Ukraina: 1997
- Top Skor Ukrainian Cup: 1998
- ESM Team of the Year: 1999-00, 2003–04, 2004–2005
- Top Skor Liga Champions UEFA: 1998–99, 2005–06
- Penyerang Terbaik Liga Champions UEFA: 1999
- UEFA Team of the Year: 2004, 2005
- Pemain Terbaik Piala Super UEFA: 2003
- Pemain Asing Terbaik Serie A: 2000
- Gol Terbaik Serie A: 2004 (Roma vs. Milan, 2004)
- Top Skor Serie A: 1999-00, 2003-04
- Top Skor Sepanjang Masa Piala Super Italia
- Pemain Sepak Bola Eropa Timur Terbaik versi Focus Vest magazine: 2001
- Baltic and Commonwealth of Independent States Footballer of the Year: 2004, 2005
- Ballon d'Or: 2004
- Golden Foot Award : 2005
- FIFPro World XI: 2005
- Top Skor Sepanjang Masa Timnas Ukraina
- Top Skor Sepanjang Masa Derby della Madonnina
- All time Milan's Top goal scorer in Champions League
- Top Skor Sepanjang Masa Pra-Kualifikasi Piala Dunia FIFA Zona Eropa.
- FIFA 100
- The World Team of the Decade by Mirror Football: 2009
- AC Milan Hall Of Fame
- UEFA awards 100 caps,
- Silver Ball of the player Fair Play 2004 Serie A
- L'Équipe Team of the Year: 2004, 2005
Sheva lahir dari seorang ibu yang bernama Luboiz yang profesi nya sebagai akuntan di salah satu sekolah negeri, sedangkan sang ayah Mykola adalah seorang perajurit militer, Sheva punya masa kecil dengan kenakalan khas anak2. Sheva kecil seperti anak2 pada umumnya yang mengenyam pendidikan, hanya saja Sheva kecil dididik disiplin,dikarenakan seorang ayah yang militer. sebelumnya kedua orang tua Sheva berharap anaknya bisa menjadi fisikawan atau astronot,namun sebaliknya justru sheva sering bolos sekolah hanya untuk bermain sepak bola,dan anehnya sheva sering lolos dari hukuman ayahnya dikarenakan wajah Sheva kecil seperti tanpa dosa :D
==============================
Sheva kecil ketika berumur 7 tahun bermimpi bisa memperkuat klub Dynamo Kyiv,dan sering membayangkan betapa gagahnya memakai jersey Kyiv. Sheva sebagai calon striker mematikan sudah terlihat sejak kecil,ketika sekolah Sheva selalu menjadi andalan dan langganan menjadi top skor di turnamen antar sekolah, yang membawanya bergabung dgn klub impiannya Dynamo Kyiv berkat pelatih Valeri Lobanovsky yang menemukan talenta Sheva, di turnamen ian RUSH CUP di Wales, Sheva menjadi top skorer dan mendapatkan hadiah sepatu langsung Dr. Ian Rush.. hingga akhirnya Sheva dikontrak secara resmi oleh manajemen Dynamo Kyiv di umur 17 tahun,berkat arahan pelatih Valeri Lobanovsky
==============================
Shevchenko memulai kariernya dengan klub Ukraina Dinamo Kiev, di mana di bawah arahan Valeri Lobanovsky dia tumbuh menjadi salah satu pemain yang paling penting dan terampil di klub tersebut, hal itu dibuktikannya dengan membawa Dynamo Kyiv menjadi semifinalis Liga Champions musim 1998/1999, ketika itu mereka disingkirkan oleh FC Bayern Munich. tim yang dikalahkan Dynamo Kyiv bukanlah klub dengan reputasi semenjana. dari Arsenal hingga Real Madrid pernah menjadi tim yang merasakan eksplosivitas pemain yang ketika itu diincar oleh sembilan klub besar eropa. mulai dari AC Milan, Lazio, Juventus, Real Madrid, Barcelona, Arsenal, FC Bayern Munich, Manchester United dan Liverpool.
==============================
Pada 1999, Shevchenko bergabung dengan AC Milan di Italia dengan harga sebesar $26 juta dan telah menjadi salah seorang pemain terpenting Milan. Ia menjalani debutnya pada 28 Agustus 1999 saat imbang 2–2 kontra Lecce. Bersama 5 pemain lain — Michel Platini, John Charles, Gunnar Nordahl, Istvan Nyers, and FĂ©rĂ©nc Hirzer — ia berhasil, sebagai pemain asing, menjadi pencetak gol terbanyak Serie A pada musim debut dengan mengumpulkan 24 gol dari 32 pertandingan. Shevchenko melanjutkan performa apiknya pada musim 2000–01, dengan mencetak 24 gol dari 34 pertandingan. Walaupun hanya berhasil mengumpulkan 5 gol dari 24 penampilan, kebanyakan disebabkan cedera, Shevchenko menjadi pemain kelahiran Ukraina pertama yang berhasil memenangi titel Liga Champions setelah Milan berhasil merebut trofi Champions keenam mereka pada musim 2002–03.
Pada Desember 2004 Shevchenko dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa tahun itu. Dia juga disebut oleh Pele sebagai salah satu dari 125 pesepak bola terbaik dunia yang masih hidup pada bulan Maret 2004.
Pada musim 2005–06, ia mencetak gol terakhirnya di Milan saat mengalahkan Olympique Lyon 3–1 di leg kedua perempatfinal. Walaupun harus tersingkir oleh FC Barcelona di babak semi final, ia tetap menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi 9 gol dari 12 pertandingan.
Pada 8 Februari 2006, ia masuk peringkat dua dari daftar pencetak gol terbanyak AC Milan sepanjang masa , satu tingkat di bawah Gunnar Nordahl, setelah mencetak gol ke jala Treviso. Shevchenko mengakhiri 7 tahun karier gemilangnya di AC Milan dengan torehan 175 gol dari 296 penampilan.
Sejak bergabung dengan Milan, dia telah dua kali meraih gelar Seri A, pada musim 1999/2000, dan 2003/2004. Selain itu, dia juga telah satu kali mencicipi gelar Piala/Liga Champions pada musim 2002/2003. Pada Liga Champions musim 2005/2006 ia mencetak sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah liga tersebut. Pada Mei 2006, ia pindah ke Chelsea FC di Liga Inggris dengan rekor transfer termahal di Inggris saat itu dengan alasan bahwa ia ingin anaknya dibesarkan di lingkungan berbahasa Inggris. Saat pindah, ia merupakan pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah bagi Milan di belakang Gunnar Nordahl dengan 173 gol. Kariernya di Chelsea tidak secemerlang di Milan dan ia hanya mencetak 22 gol dalam 76 pertandingan di seluruh kompetisi (9 gol dalam 47 pertandingan di liga). Pada 23 Agustus 2008, Chelsea mengumumkan persetujuan kembalinya Shevchenko ke Milan.
Pada musim panas 2005, pemilik Chelsea, Roman Abramovich, mengajukan tawaran dengan rekor biaya mencapai €75.2 juta plus penyerang Hernán Crespo kepada Milan guna mendapatkan Shevchenko. Milan menolak tawaran harga dari Chelsea, namun tetap mengambil Crespo sebagai pemain pinjaman. Sementara Shevchenko justru kian diproteksi oleh klub dengan pemberian kontrak perpanjangan enam tahun.
Pada 28 Mei 2006, Shevchenko meninggalkan Milan menuju Chelsea dengan biaya transfer £30.8 juta (€43.875 juta), menggeser rekor transfer klub untuk Michael Essien pada musim sebelumnya, yang juga memecahkan rekor transfer sepak bola Inggris. Terungkap di kemudian hari oleh Mourinho, bahwa kedatangan Shevchenko dilakukan setelah kegagalan Chelsea menggaet Samuel Eto'o.
Shevchenko menjalani debut untuk Chelsea pada 13 Agustus 2006 di ajang Community Shield. Pada pertandingan tersebut, ia berhasil mencetak satu gol walaupun harus takluk 2–1 dari Liverpool. Pada 23 Agustus, ia mencetak gol liga pertamanya — dan gol ke 300 selama karier profesionalnya di level klub dan internasional — saat kalah 2–1 dari Middlesbrough. Penampilannya di musim debut, sempat terhenti akibat cedera dan operasi hernia. Ia mengakhiri musim dengan mengumpulkan 14 gol dari 51 pertandingan.
Di musim selanjutnya, Shevchenko mulai tampil tidak teratur sebagai starting lineup, akibat cedera dan penunjukkan Avram Grant sebagai pelatih, menyusul kepergian Mourinho. Pada periode ini, ia hanya mencetak 5 gol dari 17 penampilan di liga.
Peminjaman ke Milan
Wakil presiden Milan, Adriano Galliani, mengajukan tawaran untuk membawa kembali Shevchenko ke San Siro, setelah keberadaan Shevcenko dinilai sebagai surplus di skuat Chelsea. Ia pun kembali ke klub lamnya sebagi pemain pinjaman untuk musim 2008–09. Kedatangan Shevchenko ke Milan untuk kedua kalinya ini dianggap kurang berhasil, setelah ia gagal mencetak satu gol pun di liga dan hanya mencetak 2 gol dari 26 penampilan. Di akhir musim, Milan menyatakan bahwa Shevchenko akan kembali ke Chelsea pada musim selanjutnya, bersamaan dengan kepindahan manjaer Milan saat itu, Carlo Ancelotti.Sekembalinya dari Milan, ia hanya tampil satu kali di liga. Ancelotti pun memberi saran bahwa sebaiknya Shevchenko meninggalkan klub sebelum penutupan transfer musim panas.
Kembali ke Dynamo Kyiv
Pada 28 Agustus 2009, Shevchenko meneken kontrak dua tahun dengan mantan klubnya, Dynamo Kyiv. Ia berhasil mencetak gol penalti di pertandingan pertamanya saat menang atas Metalurh Donetsk 3–1 pada 31 Agustus 2009. Pada musim ini, ia seringkali diturunkan di posisi sayap kanan, sehingga ia pun mendapat penghargaan sebagai sayap kanan terbaik pada musim 2009. Pada Oktober 2009, ia didapuk sebagi pemain terbaik Liga Utama Ukraina.Karier Internasional
Shevchenko mencetak 6 gol pada kualifikasi Piala Dunia FIFA 2006, yang berhasil membawa negaranya melaju ke turnamen sepak bola internasional bergengsi untuk pertama kalinya. Ia menjadi kapten dan mencetak gol saat Ukraina meraih kemenangan pertamanya dalam sejarah Piala Dunia, saat mengalahkan Arab Saudi 4–0. Ia kemudian mencetak gol penentu kemenangan lewat tendangan penalti saat Ukraina mengalahkan Tunisia 1–0 dan berhasil melaju ke babak 16 besar untuk melawan Swiss. Walaupun ia gagal mencetak penalti, Ukraina tetap menang atas Swiss lewat babak adu penalti. Setelahnya, Ukraina tersingkir setelah kalah 3–0 dari sang juara, Italia, pada babak perempat final.
Pada Mei 2012, Shevchenko masuk dalam skuat Ukraina untuk Euro 2012. Di pertandingan pertama Ukraina, Shevchenko mencetak dua gol sundulan untuk mengalahkan Swedia 2–1 di in Grup D. Pada pertandingan terakhir babak grup kontra Inggris, "gol hantu" Marko Dević di babak kedua tak dianggap oleh wasit dan Ukraina harus menerima kekalahan 1–0 oleh gol Wayne Rooney. Bola tendangan Dević dibuang keluar setelah melewati garis gawang Inggris oleh John Terry, di bawah pengawasan asisten wasit tambahan yang berdiri di samping gawang (sebagaimana terkonfirmasi dalam video tayangan ulang). Insiden ini membuat debat mengenai teknologi garis gawang kembali ke permukaan. Usai pertandingan tersebut, Shevchenko mengumumkan bahwa ia akan pensiun dari karier sepak bola internasional.
Pada November 2012, Shevchenko menolak tawaran Federasi Sepak Bola Ukraina untuk menjadi kepala pelatih timnas Ukraina.
| Informasi pribadi | |||
|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Andriy Mykolayovych Shevchenko | ||
| Tanggal lahir | 29 September 1976 (umur 38) | ||
| Tempat lahir | Dvirkivschyna, RSS Ukraina, Uni Soviet |
||
| Tinggi | 1.83 m (6 ft 0 in) | ||
| Posisi bermain | Striker | ||
| Karier junior | |||
| 1986–1993 | Dynamo Kyiv | ||
| Karier senior* | |||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) |
| 1994–1999 | Dynamo Kyiv | 117 | (60) |
| 1999–2006 | Milan | 208 | (127) |
| 2006–2009 | Chelsea | 48 | (9) |
| 2008–2009 | → Milan (pinjaman) | 18 | (0) |
| 2009–2012 | Dynamo Kyiv | 55 | (23) |
| Total | 446 | (219) | |
| Tim nasional‡ | |||
| 1994–1995 | Ukraina U-18 | 8 | (5) |
| 1994–1995 | Ukraina U-21 | 7 | (6) |
| 1995–2012 | Ukraina | 111 | (48) |
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 21:49, 23 Oktober 2012 (UTC).
‡ Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 20:13, 19 Juni 2012 (UTC) | |||
Statistik karier
Klub
| Musim | Klub | Liga | Piala | Eropa | Lain-lain* | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| 1994–95 | Dynamo Kyiv | Liga Utama Ukraina | 17 | 1 | 4 | 1 | 2 | 1 | - | - | 23 | 3 |
| 1995–96 | 31 | 16 | 5 | 1 | 2 | 2 | - | - | 38 | 19 | ||
| 1996–97 | 20 | 6 | - | - | - | - | - | - | 20 | 6 | ||
| 1997–98 | 23 | 19 | 8 | 8 | 10 | 6 | - | - | 41 | 33 | ||
| 1998–99 | 26 | 18 | 4 | 5 | 14 | 10 | - | - | 44 | 33 | ||
| 1999–00 | Milan | Serie A | 32 | 24 | 4 | 4 | 6 | 1 | 1 | 0 | 43 | 29 |
| 2000–01 | 34 | 24 | 3 | 1 | 14 | 9 | - | - | 51 | 34 | ||
| 2001–02 | 29 | 14 | 3 | 0 | 6 | 3 | - | - | 38 | 17 | ||
| 2002–03 | 24 | 5 | 4 | 1 | 11 | 4 | - | - | 39 | 10 | ||
| 2003–04 | 32 | 24 | 1 | 0 | 10 | 5 | 2 | 0 | 45 | 29 | ||
| 2004–05 | 29 | 17 | - | - | 10 | 6 | 1 | 3 | 40 | 26 | ||
| 2005–06 | 28 | 19 | - | - | 12 | 9 | - | - | 40 | 28 | ||
| 2006–07 | Chelsea | Liga Utama Inggris | 30 | 4 | 6 | 3 | 10 | 3 | 5 | 4 | 51 | 14 |
| 2007–08 | 17 | 5 | 1 | 0 | 5 | 1 | 2 | 2 | 25 | 8 | ||
| 2008–09 | Milan | Serie A | 18 | 0 | 1 | 1 | 7 | 1 | - | - | 26 | 2 |
| 2009–10 | Chelsea | Liga Utama Inggris | 1 | 0 | - | - | - | - | - | - | 1 | 0 |
| 2009–10 | Dynamo Kyiv | Liga Utama Ukraina | 21 | 7 | 2 | 0 | 6 | 1 | - | - | 29 | 8 |
| 2010–11 | 18 | 10 | 2 | 1 | 12 | 5 | - | - | 32 | 16 | ||
| 2011–12 | 16 | 6 | 1 | 0 | 5 | 0 | - | - | 22 | 6 | ||
| Dynamo | 172 | 83 | 26 | 16 | 51 | 25 | - | - | 249 | 124 | ||
| Milan | 226 | 127 | 16 | 7 | 76 | 38 | 4 | 3 | 322 | 175 | ||
| Chelsea | 48 | 9 | 7 | 3 | 15 | 4 | 7 | 6 | 77 | 22 | ||
| Total keseluruhan | 446 | 219 | 49 | 26 | 142 | 67 | 11 | 9 | 648 | 321 | ||
Internasional
| Timnas Ukraina | ||
|---|---|---|
| Tahun | Tampil | Gol |
| 1995 | 2 | 0 |
| 1996 | 2 | 1 |
| 1997 | 8 | 4 |
| 1998 | 6 | 1 |
| 1999 | 9 | 2 |
| 2000 | 5 | 5 |
| 2001 | 7 | 6 |
| 2002 | 3 | 0 |
| 2003 | 8 | 3 |
| 2004 | 6 | 4 |
| 2005 | 6 | 2 |
| 2006 | 9 | 5 |
| 2007 | 8 | 3 |
| 2008 | 7 | 3 |
| 2009 | 8 | 4 |
| 2010 | 6 | 2 |
| 2011 | 5 | 1 |
| 2012 | 6 | 2 |
| Total | 111 | 48 |
Prestasi
Klub
- Dynamo Kyiv
- Liga Utama Ukraina: 1995, 1996, 1997, 1998, 1999
- Piala Ukraina: 1996, 1998, 1999
- Piala Super Ukraina: 2011
- CIS Cup: 1996, 1997, 1998
- Milan
- Serie A: 2003–04
- Coppa Italia: 2003
- Piala Super Italia: 2004
- Liga Champions UEFA: 2003
- Piala Super UEFA: 2003
- Chelsea
- Piala FA: 2007
- Piala Liga Inggris: 2007
Individual
- Pemain Sepak Bola Terbaik Ukraina: 1997, 1999, 2000, 2001, 2004, 2005
- Olahragawan Terbaik Ukraina: 1999
- Commonwealth of Independent States Cup Top Scorer: 1997
- Top Skor Liga Primer Ukraina: 1999
- Pemain Terbaik Liga Primer Ukraina: 1997
- Top Skor Ukrainian Cup: 1998
- ESM Team of the Year: 1999-00, 2003–04, 2004–2005
- Top Skor Liga Champions UEFA: 1998–99, 2005–06
- Penyerang Terbaik Liga Champions UEFA: 1999
- UEFA Team of the Year: 2004, 2005
- Pemain Terbaik Piala Super UEFA: 2003
- Pemain Asing Terbaik Serie A: 2000
- Gol Terbaik Serie A: 2004 (Roma vs. Milan, 2004)
- Top Skor Serie A: 1999-00, 2003-04
- Top Skor Sepanjang Masa Piala Super Italia
- Pemain Sepak Bola Eropa Timur Terbaik versi Focus Vest magazine: 2001
- Baltic and Commonwealth of Independent States Footballer of the Year: 2004, 2005
- Ballon d'Or: 2004
- Golden Foot Award : 2005
- FIFPro World XI: 2005
- Top Skor Sepanjang Masa Timnas Ukraina
- Top Skor Sepanjang Masa Derby della Madonnina
- All time Milan's Top goal scorer in Champions League
- Top Skor Sepanjang Masa Pra-Kualifikasi Piala Dunia FIFA Zona Eropa.
- FIFA 100
- The World Team of the Decade by Mirror Football: 2009
- AC Milan Hall Of Fame
- UEFA awards 100 caps,
- Silver Ball of the player Fair Play 2004 Serie A
- L'Équipe Team of the Year: 2004, 2005